Cara Merawat Kucing Baru Lahir Tanpa Bantuan Induknya

Merawat kucing yang baru lahir bukanlah perkara mudah, sama seperti halnya merawat bayi manusia. Bayi kucing membutuhkan perhatian dan perawatan setiap waktu. Anda harus memberikan banyak perhatian terlebih bila induknya tidak bisa mengurusnya. Anda bisa menerapkan cara merawat kucing baru lahir tanpa bantuan induknya di bawah ini.

Cara Merawat Anak Kucing Anggora

Cara ini diharapkan agar bayi kucing tersebut tetap bisa hidup meski induknya tidak ada atau tidak bisa merawatnya. Apa saja sebenarnya yang harus Anda lakukan dalam merawat bayi kucing ini?

  1. Pertimbangan Situasinya

Hal yang harus Anda perhatikan pertama adalah situasi kucingnya. Berapa usia si kucing, dan berapa sehat anak kucing tersebut. Anda harus menyediakan segala keperluannya yang sebenarnya harus disediakan si induk seperti makanan, kehangatan, dan bantuan untuk buang air.

  1. Beri Makanan pada Bayi Kucing

Pastinya, untuk merawat kucing, Anda harus memberinya makan. Jenis makanan yang harus Anda sediakan untuk anak kucing tergantung dari usianya, ya! Misalnya, untuk bayi kucing yang berusia satu hingga 2 minggu, Anda harus menyediakan makanan menggunakan botol setiap satu hingga dua jam sekali.

Gunakan susu khusus kucing, ya! Jangan gunakan susu sapi karena kucing tidak bisa mencernanya. Sedangkan untuk bayi kucing usia 3 sampai 4 minggu, Anda bisa menyediakan larutan susu dan makanan kucing yang sudah diencerkan 4 hingga 6 kali sehari. Sedangkan untuk usia 6 hingga 12 minggu, Anda sudah bisa memberinya makanan kering.

  1. Peganglah Anak Kucing dengan Lembuut

Berhati-hatilah saat Anda memegang anak kucing yang baru lahir karena mereka sama seperti bayi manusia yang baru lahir. Sangat lembut dan lemah. Anda harus memegangnya dengan lembut dan jangan pernah membiarkan anak kecil memegangnya juga. Anak kecil bisa membuat anak kucing Anda cedera parah bila memegangnya.

  1. Sediakan Tempat Tidur Khusus

Jika anak kucing Anda belum memiliki tempat tidur, sebaiknya Anda menyediakannya. Tempat tersebut harus hangat, kering dan jauh dari redator. Pastikan pula tempat yang Anda pilih aman dan terhindari dari angin yang masuk ke dalam rumah karena akan membuat mereka kedinginan. Anda bisa menggunakan kotak sebagai tempat tidur ini.

  1. Jagalah Agar Selalu Hangat

Anak kucing perlu mendapatkan rasa hangat agar bisa bertahan. Biasanya, mereka mendapatkannya dari induknya. Tapi, bila induknya tak ada, maka tugas Andalah yang melakukannya. Anda harus menyediakan pemanas atau botol air kinum hangat yang dibungkus dengan handuk agar mereka selalu dalam kehangatan.

Tapi ingat, pastikan juga anak kucing Anda tidak berada terlalu dekat dengan penghangat tersebut, ya! Bisa-bisa mereka merasa kepanasan. Sebaiknya, periksalah keadaannya secara berkala untuk memastikan mereka dalam keadaan yang nyaman. Cara merawat anak kucing anggora atau kucing lainnya ini bisa Anda terapkan, kan?

  1. Ajarkan Anak Kucing Menggunakan Kotak Pasir untuk Buang Air

Selanjutnya, Anda harus mengajarkan anak kucing untuk buang air di dalam kotak pasir. Bila selama ini Anda membiarkan mereka buang air di tempat tidur mereka karena masih terlalu kecil, saat mereka berumur 4 minggu, hal ini sudah bisa dilakukan.

Anda bisa mengajarkannya dengan cara meletakkan kotak pasir di dekat tempat tidur si kucing atau tempat makan si kucing. Pertama memang harus diarahkan, tapi, biasanya setelah itu mereka akan terbiasa. Cara ini bisa Anda terapkan untuk merawat jenis kucing apapun, ya!

Sudah tahukan bagaimana cara merawat anak kucing yang baru lahir saat ibunya tidak ada atau tidak bisa melakukannya? Anda bisa melakukannya dengan cara yang sangat sederhana. Namun, bila Anda menemukan kendala, sebaiknya Anda cepat-cepat menghubungi dokter hewan, ya! Untuk mengecek keadaannya apakah baik-baik saja atau tidak.

Leave a Comment